Contoh Surat Gugat Cerai disertai Gugat Hak Asuh Anak

ContohPedi.com| Surat gugatan perceraian yang disertai (dikumulasikan) dengan gugat hak asuh anak (hadhanah) diperlukan jika Penggugat cerai ingin menuntut hak asuh anaknya diberikan kepadanya, baik karena anaknya berada atau bersama tergugat maupun masih bersama tergugat untuk menghindari terjadinya sengketa hak asuh anak di kemudian hari.

A. Teknik Penulisan.

Untuk membuat sebuah gugatan pada umumnya agar tidak obscure libel (gugatan kabur) atau error in persona (identitas tidak jelas) yang dapat mengakibatkan gugatan tidak dapat diterima harus memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Identitas para pihak termasuk pekerjaan, pendidikan dan alamat domisilinya saat ini harus dicantumkan dengan benar.
  2. Alas gugatan atau dalil-dalil atau dalam bahasa hukum disebut posita harus ditulis secara kronologis dan logis menurut hukum. Kronologis artinya peristiwa yang membuat seseorang mempunyai hak dan kewajiban secara hukum.
  3. Petitum atau inti yang diminta dari sebuah surat gugatan harus jelas dan berdasarkan dalil-dalil (posita). Jangan sampai meminta sesuatu dalam petitum sementara tidak dijelaskan dalam posita mengapa Penggugat berhak untuk memintanya.
  4. Ditandatangani oleh Penggugat tanpa materai.

B. Contoh Surat Gugat Cerai disertai Gugat Hak Asuh Anak.

>> KLIK DI SINI UNTUK DOWNLOAD << (DOCX, 20KB)

Demikianlah penjelasan dan contoh surat gugatan perceraian dikumulasikan dengan gugatan hak asuh anak. Semoga membantu. Jika Anda menyukai artikel ini mohon like, twit dan komentarnya di bawah ini. Terima kasih.

  • hak asuh anak
  • tri rostinati
  • contoh surat permohonan hak asuh anak
Tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.