Contoh Surat Gugatan Cerai Talak Suami Kepada Isteri

ContohPedi.com| Contoh surat gugatan cerai talak suami kepada isteri ini hanya digunakan jika tanpa disertai dengan gugatan hak asuh anak ataupun gugatan pembagian harta bersama. Jika Anda ingin mengajukan permohonan izin cerai talak untuk menceraikan isteri disertai dengan gugatan hak asuh anak silahkan baca: Contoh Surat Gugatan Cerai Talak Disertai Gugatan hak Asuh Anak.

Dan jika Anda juga bermaksud untuk mengajukan gugatan pembagian harta gono-gini atau harta bersama, sebaiknya diajukan setelah proses perceraian selesai. Hal ini untuk mengantisipasi molornya proses perceraian jika salah satu pihak ada yang tidak menerima putusan tingkat pertama terkait dengan putusan harta bersama dengan melakukan verzet atau banding. Karena jika salah satu pihak melakukan upaya hukum banding, maka Anda tidak dapat mengikrarkan talak hingga putusan banding berkekuatan hukum tetap. Itupun jika setelah itu, salah satu pihak tidak ada yang mengajukan Kasasi. Jadi sebaiknya, Anda selesaikan dulu proses perceraian dengan isteri kemudian baru mengajukan gugatan harta bersama.

A. Teknik Penulisan

Membuat surat permohonan izin menjatuhkan talak terhadap isteri harus sesuai dengan syarat formil yang telah ditentukan. Karena jika surat gugatan kabur disebabkan oleh identitas pihak yang tidak jelas (error in persona) atau antara dalil-dalil dengan apa yang Anda minta (petitum) tidak sinkron, maka surat gugatan cerai talak Anda dapat tidak diterima (N.O) oleh majelis hakim. Jadi pastikan Anda mengikuti teknik penulisan surat gugatan cerai talak berikut ini:

  1. Identitas para pihak yaitu Pemohon (Anda) dan Termohon (isteri) harus ditulis secara jelas dan lengkap terutama alamat Termohon karena berkaitan dengan penyampaian surat Permohonan atau surat panggilan sidang untuk Termohon.
  2. Dalil atau dasar gugatan yang biasa disebut posita harus ditulis secara kronologis dan logis menurut hukum. Artinya, di dalam posita Anda harus menjelaskan bagaimana hubungan hukum antara Anda dan isteri dapat terjadi dengan menjelaskan kapan dan dimana Anda menikah dengan Termohon serta alasan yang mendasari Anda ingin menceraikan isteri.
  3. Petitum atau inti yang ingin Anda minta yang tentunya sudah dijelaskan terlebih dahulu di dalam posita mengenai apa yang mendasarinya. Jadi jangan menuntut atau meminta sesuatu dalam petitum sementara tidak dijelaskan dalam posita mengapa Anda berhak untuk memintanya.
  4. Surat gugat cerai talak kepada isteri ini juga harus ditandatangani (tanpa materi).

B. Contoh Surat Gugatan Cerai Talak Suami Kepada Isteri

>> KLIK DI SINI UNTUK DOWNLOAD << (DOCX, 16KB)

Demikainlan penjelasan dan contoh surat gugatan cerai talak suami kepada isteri. Semoga bermanfaat. Jika Anda menyukai contoh ini, saya akan sangat berterima kasih jika Anda memberikan like, twit atau berkomentar di bawah ini. Terima kasih.

  • contoh surat gug
  • contoh surat gugatan cerai talak
  • contoh surat cerai suami kepada istri
Kirim ke:
Tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

5 Komentar di "Contoh Surat Gugatan Cerai Talak Suami Kepada Isteri"

Kabari via email
avatar
Tampilkan komentar:   Terbaru | Terlama
Arif Budi M Murtanto
Arif Budi M Murtanto

siip bgt

Rivian Al Madriga
Rivian Al Madriga

bisakah klw syarat gugatan seperti ini:

1. suami tidak mampu memberikan nafkah lahir & bathin

2. sering bertengkar

3. sudah tidak rukun

apa syarat tersebut sudah cukup untuk suami menggugat cerai istri?
mohon penjelasan’y,terima kasih.

Atlantic Blue
Atlantic Blue

bisakah menggugat cerai istri dengan alasan sbb.
1. sering cek cok
2. suami d mata istri lelaki paling buruk perangai ny
3. tidak ada ny cinta/sayang lagi antara dua pihak
4. istri tidak mau menghargai suami
5. istri tidak becus mengurus anak/suami (tidak becus)
6. tidak mau melayani suami dengan tulus kecuali suami bawa uang yg lumayan pulang

Arief
Arief

Masih Banyak atas contohnya

695565
695565
Sudah 20bulan saya pergi dari kediaman mertua saya. Semenjak nikah saya tinggal bersama mertua. Persoalan 1.istri seorang PNS di suatu instansi pemerintah,dia selalu memakai uang kantor dan setiap akhir tahun selalu merujuk kepada saya untuk membantu Menganti nya 2.setiap keputusan ke uang dia tidak pernah berbicara terlebih dahulu kepada saya sebagai suami nya,hanya kepada ibu dan kk perempuan nya 3.kebiasaan istri dan ibu nya sangat royal dalam pengeluaran. 4.hal-hal dalam pengambilan keputusan yg saya ambil tidak pernah dihargai atau di ikuti istri. 5.begitu banyak ucapan kasar yg saya dengar dari mulut istri terhadap saya di depan org tua dan org… Selengkapnya »
wpDiscuz